Pemberdayaan Mitra UMKM melalui Pembiayaan Murabahah pada BMT Gunungjati

Penulis

  • Zakiyatul Maola UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Penulis
  • Egi Ramdani Nugraha Saputra UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24235/azcire.v1i2.588

Kata Kunci:

UMKM, Pembiayaan Murabahah, BMT, Pemberdayaan Ekonomi Syariah

Abstrak

Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap sistem ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah. Lembaga keuangan mikro syariah, seperti Baitul Maal wat Tamwil (BMT), berperan penting dalam mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BMT Gunungjati di Kabupaten Cirebon merupakan salah satu BMT yang aktif menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mitra UMKM melalui pembiayaan murabahah sebagai alternatif permodalan usaha yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan, wawancara, observasi lapangan, serta sosialisasi mekanisme pembiayaan murabahah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah mampu meningkatkan jumlah mitra UMKM, mendukung keberlangsungan usaha, serta meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap praktik keuangan syariah. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis pembiayaan syariah yang berkelanjutan.

Referensi

Antonio, M. S. (2011). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Depok: Gema Insani.

Abduh, M., & Omar, M. A. (2012). Islamic banking and economic growth: The Indonesian experience. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 5(4), 286–301. https://doi.org/10.1108/17538391211282817

Beck, T., Demirgüç-Kunt, A., & Merrouche, O. (2013). Islamic vs. conventional banking: Business model, efficiency and stability. Journal of Banking & Finance, 37(2), 433–447. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2012.09.016

Chambers, R. (2014). Rural development: Putting the last first. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315835815

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.3102/0013189X014016004

Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation. Pearson Education. https://doi.org/10.4324/9781315660479 Antonio, M. S. (2011). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta, Indonesia: Gema Insani.

Kayed, R. N., & Hassan, M. K. (2011). Islamic entrepreneurship. Journal of Developmental Entrepreneurship, 16(4), 437–460. https://doi.org/10.1142/S1084946711001927

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Perkembangan data usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jakarta, Indonesia: Kemenkop UKM.

Rahman, A. R. A. (2010). Islamic microfinance: An ethical alternative to poverty alleviation. Humanomics, 26(4), 284–295. https://doi.org/10.1108/08288661011090884

Setiawan, A., & Putri, R. A. (2020). The role of Islamic microfinance institutions in empowering micro enterprises. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 11(2), 473–489. https://doi.org/10.1108/JIABR-10-2018-0155

Sudarsono, H. (2013). Bank dan lembaga keuangan syariah: Deskripsi dan ilustrasi. Yogyakarta, Indonesia: Ekonisia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Pemberdayaan Mitra UMKM melalui Pembiayaan Murabahah pada BMT Gunungjati. (2025). Academic Zeal for Community Innovation, Research, and Engagement, 1(2), 38-43. https://doi.org/10.24235/azcire.v1i2.588

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.