Pentingnya Partisipasi Masyarakat Dalam Implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Cirebon Perspektif Fiqh Siyāsah
DOI:
https://doi.org/10.24235/pepakem.v3i1.153Keywords:
Partisipasi Masyarakat, RPJMD, Fiqh SiyāsahAbstract
Salah satu penyebab dari kurangnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan RPJMD di Kabupaten Cirebon disebabkan oleh covid 19 yang menyebabkan kurangnya partisipasi masyarakat sehingga timbul kurang maksimal dalam menjalankan RPJMD di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan yang mendasar, yaitu sejauh mana partisipasi masyarakat terhadap implementasi peraturan daerah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam implementasi peraturan daerah nomor 7 tahun 2019 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Cirebon dalam perspektif Fiqh Siyāsah sudah diterapkan akan tetapi, kurangnya maksimal masyarakat dalam berpartisipasinya, salah satu model partisipasi masyarakat dengan menggunakan musrenbang, pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar dalam memastikan implementasi dan peraturan daerah berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip islam, oleh sebab itu pemerintah perlu dievaluasi dalam hal sejauh mana mereka mengayomi dan melindungi masyarakat sesuai dengan ajaran islam
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rizki Amalia, Izzuddin, Nursyamsudin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


